pariwisata kabupaten tulungagung

IPAL RS Era Medika Tidak Memenuhi Syarat

  Dibaca : 487 kali
IPAL RS Era Medika Tidak Memenuhi Syarat
Petugas BLH sedang memantau kondisi IPAL RS Era Medika
space ads post kiri

* Banyak Lubang Pada Tutup Sistem Anaerob IPAL

Untuk alasan perpanjangan ijin, Badan Lingkungan Hidup (BLH) bersama tim yang terdiri dari 4 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dinas Kesehatan, PU Pengairan dan Satpol PP kabupaten Tulungagung melakukan sidak terhadap RS. Era Medika yang berlokasi Jalan Raya Pulosari, Ngunut, Tulungagung.

Hasilnya, tim menemukan instalasi pengolahan limbah cair (IPAL) milik RS. Era Medika yang dinilai oleh tim peninjau kurang memadai dari segi fisik. IPAL milik RS. Era Medika menggunakan sistem aerob, anaerob dan aerasi.

Permasalahan dalam IPAL tersebut adalah pada sistem anaerob yang seharusnya tertutup total agar proses fermentasi bisa berjalan maksimal, ternyata banyak lubang pada tutup sistem anaerob IPAL.

Akibatnya, bau tak sedap mirip bau got, menyebar disekitar lokasi, termasuk di beberapa kamar pasien yang berdekatan dengan lokasi IPAL.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung Sukaji melalui Kabid Tata Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Umar Serajudin mengatakan, pihak rumah sakit harus melakukan perbaikan 4 poin, sebelum ijin dikeluarkan.

”IPAL yang dimilki oleh RS. Era Medika masih membutuhkan banyak penyempurnaan, tutup proses anaerob masih terbuka yang tentu saja hal ini membuat proses fermentasi kurang maksimal dan menimbulkan bau kurang sedap di sekitar IPAL,” kata Umar.

“Penggunaan klorin sebagai pengurang bau juga masih dilakukan secara manual, kami merekomendasikan agar penggunaan klorin dilakukan secara mekanik, sehingga bisa memaksimalkan kinerja IPAL,” imbuhnya.

Pujo Utomo atau yang akrab disapa Bobby selaku Kepala Satuan Pengawas Internal RS. Era Medika membenarkan apa yang diucapkan oleh Umar. Bobby berjanji akan segera menutup lubang-lubang pada proses anaerob IPAL miliknya.

“Dalam waktu dekat kami akan segera melakukan penutupan lubang proses anaerob IPAL milik kami dan kami juga akan berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup untuk mencari mesin pencampur klorin,” ungkap Bobby.

Bobby berharap agar dalam waktu seminggu ini permasalahan IPAL yang ada di RS. Era Medika akan teratasi sehingga pelayanan terhadap pasien bisa maksimal dan tidak terganggu bau yang ditimbulkan oleh IPAL.(ang)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional