pariwisata kabupaten tulungagung

Jalan Berlubang Diberi Tanda Seadanya

  Dibaca : 250 kali
Jalan Berlubang Diberi Tanda Seadanya
space ads post kiri

* *Warga Berharap Ada Respon dari Dinas Terkait karena Sudah Makan Korban

Pengguna jalan yang melintas di pertigaan Ngujang atau Jalan Jayeng Kusumo, utamanya dari arah Kediri menuju Tulungagung, wajib ekstra hati-hati. Sebab, terdapat lubang mengangga di jalan provinsi tersebut.

Lubang dengan lebar sekitar 1 meter, panjang 1,5 meter dan dalam sekitar 30 cm itu sudah beberapa kali telah menjadi penyebab kecelakaan, utamanya kecelakaan tunggal. Karenanya, warga menggunakan bekas baliho untuk menjadi tanda bahaya bagi pengguna jalan.

Seperti diungkapkan Ricky, warga Desa Winong, Kecamatan Kedungwaru, yang nyaris tiap hari lewat pertigaan Ngujang, untuk pulang dan pergi kerja. Pemuda 20 tahun itu sering melihat pengguna jalan, utamanya yang bermotor, jatuh dari motor. Sebab, motor terperosok di jalan berlubang tersebut.

“Apalagi saat musim hujan. Air menggenangi lubang sehingga pengendara motor tidak tahu kalau ada lubang lebar dan dalam. Ya, tahu-tahu jatuh,” kata Ricky.

Agar tidak semakin banyak korban yang jatuh, warga pun memasang tanda peringatan seadanya. Yakni kayu yang diberdirikan dan diberi bekas baliho. Tanda peringatan itu sedikit menggurangi kecelakaan.

Tak jauh dari perempatan Ngujang, juga terdapat lubang namun tak begitu dalam dan luas. Meski begitu tetap saja berbahaya bila pengendara motor melaju kencang dan melibas lubang tersebut. Diharapkan dinas terkait segera memperbaikki sehingga tidak menimbulkan korban lebih banyak lagi. (her)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional