pariwisata kabupaten tulungagung

Kawula Alit Tulungagung Haram Ajukan Proposal

  Dibaca : 125 kali
Kawula Alit Tulungagung Haram Ajukan Proposal
kader Kawula Alit hendak bagikan nasi bungkus
space ads post kiri

* Bagikan 600 Bungkus Nasi Tiap Jumat

Satu lagi organisasi masyarakat yang hendak berkiprah di Tulungagung, yakni Kawula Alit. Ormas yang hendak di deklarasikan pada 21 Februari itu sudah melakukan berbagai kegiatan, yakni bagi-bagi nasi bungkus tiap hari Jumat. Sudah dua minggu ini mereka membagikan nasi bungkus sebanyak 600 ke masyarakat kurang mampu.

Hal itu diungkapkan Ketua Kawula Alit Tulungagung Welly Suherman kemarin. “Ya sudah dua kali kami bagi-bagi nasi bungkus.

Sekali membagikan sebanyak 600 nasi bungkus. Kegiatan ini dilakukan usai Salat Jumat,” kata Welly, panggilan akrab Welly Suherman.

Pembagian nasi bungkus digelar di depan Markas Kawula Alit Tulungagung Jalan Abdul Fattah, samping Liiur FM. Dalam satu jam, 600 bungkus habis.

Rata-rata yang mengambil nasi bungkus para tukang becak, kuli dari Pasar Ngemplak, dan masyarakat kurang mampu. Tiap orang dijatah satu nasi bungkus yang senilai Rp 3.500.

“Kebetulan markas kami dekat dengan Pasar Ngemplak,” ucap pengusaha warung tersebut.

Mantan anggota DPRD Tulungagung itu mengatakan, Kawula Alit bertujuan sosial. Tidak ke politik, meski berafiliansi ke PDIP. Pihaknya juga sudah mendapat bantuan satu unit mobil ambulan. Mobil itu untuk mengantar pasien ke rumah sakit, tentu bersifat gratis.

Bagaimana dengan pendanaan? Ia menjawab, para kader urunan. Istilah Tulungagung uwul. Pihaknya tidak mengajukan proposal ke eksekutif, legislatif maupun ke struktural partai. “Kami mengharamkan mengajukan proposal, termasuk mengajukan bantuan sosial,” tegas Welly.

Namun jika ada eksekutif, legislative maupun struktural partai memberikan bantuan, Kawula Alit tidak menolak. Nanti bantuan tersebut disalurkan ke masyarakat miskin. (her)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional