pariwisata kabupaten tulungagung

Delapan Kecamatan Terancam Banjir

  Dibaca : 102 kali
Delapan Kecamatan Terancam Banjir
Balon HUT RSUID Dr Iskak Tulungagung yang ke Satu Abad Oleh Direktur RSUD Dr Iskak, Dr Supriyanto
space ads post kiri

* Disebabkan Saluran Air Sempit dan Hutan Gundul

Saluran air yang terlalu sempit menjadi penyebab ancaman banjir di delapan kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Selain itu, limpahan air hujan dari wilayah Kabupaten Trenggalek juga akan menambah volume banjir.

LANGGANAN BANJIR : Wilayah terdampak banjir disetiap musim penghujan

LANGGANAN BANJIR : Wilayah terdampak banjir disetiap musim penghujan (val)

Menurut Kepala Badan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Jito Prayogo, kedelapan kecamatan yang terancam banjir itu di antaranya Kecamatan Kedungwaru, Besuki, Pakel, Tanggunggunung, Gondang, Karangrejo, Kalidawir, dan Ngunut.

“Kasus saluran air sempit sebagian besar terjadi wilayah Kecamatan Kalidawir dan Tanggungunung. Ukuran sempit dan tersumbat sampah membuat got (selokan, red) tidak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur. Akibatnya banjir bandang menjadi langganan di setiap musim penghujan datang,” ungkap Jito, Senin (8/2).

Hutan yang semakin gundul juga diyakini sebagai penyebab banjir di sejumlah desa. Terjangan air yang melanda permukiman warga di Kecamatan Bandung dan Besuki berasal dari wilayah Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Air hujan langsung meluncur ke Tulungagung yang secara topografis berada di dataran lebih rendah.

Pihaknya, kata Jito, sudah menghimbau para perangkat desa meningkatkan kewaspadaan karena hujan yang rutin turun setiap harinya.

Aktivis Pusat Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Imam Ma’ruf berharap, pemerintah tidak hanya sekedar menghimbau dan menggencarkan sosialisasi. Jika memang penyebab banjir adalah saluran air sempit dan hutan gundul, maka akar permasalahannya harus segera ditangani.

“Jadi penanganan langsung pada sumber permasalahan. Sebab bencana ini sudah menjadi langganan setiap musim penghujan dan masyarakat yang dirugikan,” ujarnya. (val)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional