pariwisata kabupaten tulungagung

Deklarasi Anti Radikalisme Aliran Keagamaan

  Dibaca : 229 kali
Deklarasi Anti Radikalisme Aliran Keagamaan
Balon HUT RSUID Dr Iskak Tulungagung yang ke Satu Abad Oleh Direktur RSUD Dr Iskak, Dr Supriyanto
space ads post kiri

* Paham Radikalisme Tidak tergantung Status Sosial

Upaya menangkal bahaya radikalisme terus dilakukan Pemkab Tulungagung. Hal ini ditandai dengan adanya Deklarasi Anti Radikalisme Aliran Keagamaan yang digelar di Pendopo Tulungagung pada Senin (15/02) pagi.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo, Wakil Ketua MUI Jawa Timur, Beserta Forpimda dan undangan dari berbagai ormas agama.

Dalam Sambutannya Ketua MUI Tulungagung Abdul Hadi mengatakan, pasca terjadinya Bom Sarinah beberapa waktu lalu, hal tersebut bukan merupakan ajaran agama Islam. Alasannya karena dalam islam tidak ada ajaran radikalisme.

“Dulu Walisongo sukses mengislamkan orang kafir karena menyesuaikan dengan kultur budaya yang ada. Lha model teroris itu kan hanya ada ditimur tengah, ndak cocok diterapkan disini,” terang kyai yang akrab dipanggil Gus Hadi.

Pihaknya berharap kepada semua ormas agama, untuk menolak radikalisme aliran keagamaan khususnya di Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu, sebagai kepala daerah, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berkembangnya gerakan radikalisme ISIS, yang bisa membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya Tulungagung.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional