pariwisata kabupaten tulungagung

Dewan Sahkan 10 Perda

  Dibaca : 212 kali
Dewan Sahkan 10 Perda
Balon HUT RSUID Dr Iskak Tulungagung yang ke Satu Abad Oleh Direktur RSUD Dr Iskak, Dr Supriyanto
space ads post kiri

* Baru, Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

DPRD Tulungagung mengesahkan 10 rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (perda). Ini dilakukan dalam Sidang Paripurna yang dilaksanakan Kamis (14/01) kemarin, menetapkan perda inisiatif dari eksekutif maupun legislatif.

Dewan Sidang Paripurna

Dewan Sidang Paripurna

Diantara 10 Ranperda yang ditetapkan menjadi perda adalah Peraturan Daerah Penetapan Desa, Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pencabutan Perda atau perubahan atas Perda no 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Perda Pembagian dari Hasil Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Retribusi Jasa Usaha, Perda Rencana Detail Tata Ruang pada Bagian Perkotaan, Perda Rencana Detail Tata Ruang pada Bagian Perkotaan Wilayah Kecamatan.

Ketua DPRD Tulungagung Supriyono mengaku, beberapa perda menarik untuk dicermati, diantaranya Perda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. “Mayoritas masyarakat Tulungagung adalah petani, maka mereka perlu diperhatikan melalui munculnya perda tersebut,” kata Supriyono.

Hal ini karena untuk mengantisipasi dampak kelangkaan pupuk dan gagal panen. “Pemerintah harus bisa mengatasi jika hal tersebut terjadi,” imbuhnya.

Supriyono juga menerangkan, perda terkait dengan tata ruang kota kecamatan. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan tidak hanya terpusat di kota saja, melainkan juga di kecamatan. “Sebagai contoh Kecamatan Ngantru sebagai pintu gerbang masuk Tulungagung harus segera dirancang tata ruangnya termasuk adanya pembangunan jembatan Ngujang 2, untuk menghindari kemacetan lalu lintas saat lebaran maupun hari yang lain,” jelas politisi PDIP ini.

Sementara itu, pasca Sidang Paripurna, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo berharap, perda-perda yang sudah disahkan oleh legislatif, dapat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tulungagung. “Harapannya tetap pada jargon Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto, itu saja sebenarnya,” kata Bupati Syahri Mulyo kepada wartawan.

Meski demikian, seluruh ranperda yang telah disahkan, akan dikirim ke provinsi untuk mendapatkan persetujuan dari gubernur, maupun direvisi.(ang)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional