pariwisata kabupaten tulungagung

Sosialisasi Gagal Ginjal di RSUD dr. Iskak

  Dibaca : 498 kali
Sosialisasi Gagal Ginjal di RSUD dr. Iskak
Dr. Rina Melinda saat melakukan sosialisasi tentang Gagal Ginjal
space ads post kiri

* Kasus Gagal Ginjal Meningkat, Berikan Pembelajaran ke Pasien

Dalam rangka memperingati hari Ginjal sedunia, RSUD Dr. Iskak Tulungagung mengadakan sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien gagal ginjal, Kamis (17/3). Bertempat di RSUD Dr. Iskak dan dimulai pada pukul 12.00 WIB hingga Selesai.

Dalam acara sosialisasi tersebut langsung dilakukan oleh dokter spesialis ginjal Dr. Rina Melinda kepada pasien dan keluarga pasien.

Dalam sosialisasinya, Dr. Rina Melinda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari ginjal sedunia yang bertepatan pada tanggal 10 Maret.

Tujuannya untuk mencegah bertambahnya angka kesakitan karena gagal ginjal kronis. Karena sampai saat ini kasusunya terus bertambah, setiap minggunya ada 2 sampai 3 pasien baru yang memerlukan cuci darah.

Sedangkan mesin cuci darah sangat terbatas sekali sehingga kewalahan untuk menjadwalkan pasien-pasien baru yang memerlukan cuci darah. Jadi yang dilakukan adalah pencegahannya untuk memperkenalkan kepada pasien dan keluarga pasien.

“Bahwa sebenarnya penyakit gagal ginjal kronis itu dapat dicegah dengan memperbaiki kontrol gula darah, memperbaiki kontrol hipertensi, menjaga pola makan yang baik, mengurangi asupan garam dan mengenali penyakit-penyakit lainnya yang mengakibatkan gagal ginjal kronis,” ungkap Rina.

Masih menurut Rina, pasien yang ditangani saat ini ada 152 orang, dan semua itu tidak menggambarkan jumlah pasien yang ada di Tulungagung. Pasien gagal ginjal tidak semua di RSUD Dr Iskak, ada yang dirujuk ke berbagai daerah.

Yang masih daftar tunggu ada 28, yang belum mendapatkan tempat di RSUD Dr. Iskak. Setiap bulan penambahan pasien antara 10 sampai 30 orang. karena kondisi mesin yang staknan.

“Di RSUD Dr. Iskak ada 18 mesin cuci darah, yang 17 untuk yang rutin dan yang satu disiapkan untuk sito, yaitu pasien-pasien yang emergensi dari ruangan. Dari 17 mesin digunakan untuk 3 sip, pagi 17 pasien, siang 17 pasien dan malam 17 pasien jadi 51 pasien setiap harinya. Angka kematian untuk pasien gagal ginjal kronis antara 5 sampai 10 orang setiap bulannya,” imbuhnya. (zul)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional