pariwisata kabupaten tulungagung

Angka Perceraian di Tulungagung Tinggi

  Dibaca : 495 kali
Angka Perceraian di Tulungagung Tinggi
space ads post kiri

* Didominasi Keluarga TKI dengan Latar Belakang Ekonomi dan Perselingkuhan

Angka perceraian di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, tergolong tinggi dengan rata-rata kasus talak/gugat cerai rata-rata mencapai 10-15 kasus per hari.

Wakil Panitera Pengadilan Agama (PA) 1 A Tulungagung, Suyono, mengatakan fakta tersebut berdasar jumlah kasus gugat cerai yang ditangani lembaga selama 3 bulan awal di tahun 2016.

PA Tulungagung setiap harinya menggelar sekitar 50 sidang perceraian. Sedangkan, setiap harinya ada sekitar 10-15 perkara yang masuk, baik itu gugatan perceraian maupun persidangan tanpa lawan,” terangnya ketika dihubungi by phone, Senin (28/03).

Kasus perceraian yang ditangani dan diputus Pengadilan Agama Tulungagung selama 3 bulan awal tahun 2016 tercatat mencapai 500 kasus.

Dari jumlah itu, kasus talak didominasi keluarga TKI dengan latar belakang masalah perselingkuhan serta faktor ekonomi. Selebihnya perceraian disebabkan usia pernikahan dini sehingga hubungan rumah tangga terjadi disharmoni.

“Penyebab tertinggi karena tidak ada tanggung jawab dari pihak suami, kemudian disusul alasan ekonomi, dan ketidakharmonisan dalam rumah tangga yang biasanya karena adanya ‘pihak ketiga’,” papar Suyono. (Val)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional