pariwisata kabupaten tulungagung

Waduk Wonorejo Dijaga Ketat Pasca Bom di Jakarta

  Dibaca : 213 kali
Waduk Wonorejo Dijaga Ketat Pasca Bom di Jakarta
OBYEK VITAL : Waduk wonorejo Vital bagi sumber listrik dan air minum
space ads post kiri

* Polisi Juga Memperkuat Pengamanan di Pantai Popoh

Kepolisian Resor Tulungagung memperketat pengamanan Waduk Wonorejo pasca serangan bom di Jakarta beberapa Hari Yang lalu. Pasalnya, salah satu bendungan terbesar di Asia Tenggara ini berperan vital bagi sumber listrik dan air minum di wilayah Jawa Timur.

Peningkatan pengamanan di Waduk Wonorejo di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, dilakukan dengan menambah jumlah personel. Mereka dilengkapi senjata laras panjang dan berjaga selama 24 jam.

“Kami memperkuat pengamanan di Waduk Wonorejo untuk menghindari gangguan keamanan,” kata Kepala Sub bagian Hubungan Masyarakat Polres Tulungagung Ajun Komisaris Saeroji, Selasa (19/01).

Waduk yang berada sekitar 12 kilometer dari pusat kota Tulungagung ini memiliki kapasitas air 122 juta meter kubik. Sejak diresmikan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2001, waduk ini telah memasok tenaga listrik dan air minum untuk wilayah Jawa Timur. Selain itu, Waduk Wonorejo merupakan pengatur debit air untuk mencegah banjir.

Selain karena merupakan obyek vital, Saeroji menambahkan, pengamanan waduk juga tak lepas dari tertangkapnya dua teroris anak buah Santoso yang sempat menetap dan bersembunyi di Kecamatan Pagerwojo. Mereka berhasil mengecoh aparat kepolisian dan warga setempat dengan menyaru sebagai guru mengaji.

Densus Mabes Polri akhirnya menembak mati mereka di Tulungagung saat hendak menumpang bus ke luar kota. “Kami tak ingin kecolongan lagi mengingat masih banyak desa di kawasan hutan,” tuturnya.

Bukan hanya Waduk Wonorejo, polisi juga memperkuat pengamanan di Pantai Popoh. Kawasan yang berbatasan langsung dengan laut selatan ini juga memiliki sejarah dijadikan tempat penyelundupan manusia dari Timur Tengah ke Australia dengan jumlah cukup besar.

Kasubag Humas Polres Tulungagung, Akp Saeroji

Hal ini mengundang kerawanan masuknya pihak-pihak yang ingin melakukan gangguan keamanan, selain banyaknya pengunjung yang memadati tempat itu setiap hari. (val)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional